Kamis, 30 Juni 2011

Orang Terkuat Di Daratan Cina

Bagi penggemar game Dynasty Warrior pasti udah ga aneh lagi ama orang yang satu ini, ato yang pernah baca novel SAM KOK (ROMANCE OF THREE KINGDOM) pasti udah akrab ama nama yang bakal ane sebut.

Bagi yang belum tau ni ane kasih tau, agan2 tau ga ZAMAN TIGA KERAJAAN? Itu adalah zaman dimana CINA sedang rusuh, kepercayaan kepada kaisar sangat kecil, dan ini yang ngebuat penguasa2 CINA saling berperang untuk menguasai daratan CINA.

Di ZAMAN ini banyak sekali terlahir para prajurit yang gagah berani, dan ahli strategi perang yang piawai dalam meracik strategi. Sebut saja Guan Yu, Zhang Fei, Cao Cao, Zhao Yun, Ma Chao dan masih banyak lagi.

Nah di zaman ini juga terlahir seseorang dengan sosok yang sangat kuat. Bahkan Jenderal2 yang udah ane sebutin di atas ga ada apa2 nya dibandingn ama Jenderal yang satu ini. Menurut sejarah, si Jenderal ini menyandang Jenderal Terkuat Se-Daratan Cina dan bahkan kekuatannya disamakan pahlawan Yunani, Achiles.

Lu Bu adalah seorang Jenderal dengan kemampuan bertarung yang sangat hebat,, Lu Bu dijuluki 'Flying General", karena kemampuan memanah dan berkudanya yang tak ada tandingannya. Ini dibuktikan ketika Lu Bu sendirian melawan 3 Jenderal, yaitu Guan Yu, Zhang Fei dan Liu Bei. Untuk catatan Guan Yu dan Zhang Fei merupakan Jenderal terkuat ke-2 dan ke-3 di CINA pada ZAMAN itu setelah Lu Bu. Dalam pertarungan itu Lu Bu mampu meladeni ketiga orang tersebut dan bahkan menurut cerita Lu Bu bertarung sambil meneriakkan "Cuman Segini Kemampuan Kalian...!!".

SEJARAH SINGKAT LU BU

Ding Yuan, adalah penguasa pertama yang menjadikan Lu Bu sebagai Jenderal, dan juga sekaligus menjadi Bapak Angkat dari Lu Bu. Pada saat itu, CINA sedang dalam keadaan yang simpang siur, karena KAISAR CINA dikendalikan secara PAKSA oleh Penguasa yang Lazim yaitu DONG ZHOU.

Dong Zhou begitu berambisi untuk menaklukkan penguasa2 lain di dataran CINA dan ingin menjadi satu2nya penguasa di daratan CINA. Ia menghalalkan segala cara untuk membuat ambisinya menjadi kenyataan.

Dong Zhou dalam upaya mewujudkan ambisinya itu, "mencium" bakat dari Lu Bu. Ia merasa membutuhkan bakat Lu Bu untuk membantu terwujudnya ambisi untuk menaklukkan daratan CINA.

Dong Zhou memerintahkan salah satu Jenderalnya yang bernama Li Su (teman Lu Bu) untuk mengajak Lu Bu bergabung. Dengan membawa hadiah berupa kuda langka, RED HARE (Kuda Berwarna Merah yang dapat lari sangat kencang), Li Su mengajak Lu Bu untuk mengkhianati Ding Yuan dan bergabung di bawah panji Dong Zhou. Lu Bu menerima tawaran itu dan akhirnya membunuh Ding Yuan dengan tangannya sendiri.

Setelah bergabung dengan Dong Zhou, Lu Bu dijadikan anak angkat oleh Dong Zhou. Berdua mereka bergabung untuk menguasai daratan CINA. Dong Zhou yang begitu lazim, dan Lu Bu yang sama buruknya membuat salah satu menteri Dong Zhou yaitu Wang Sun merasa perlu untuk membuat siasat untuk memecah hubungan Dong Zhou dan Lu Bu. Wang Sun memerintahkan seorang selir yang kecantikannya begitu mempesona untuk melakukan siasat tersebut, namanya

Strategi Wang Sun berhasil, dan Lu Bu akhirnya membunuh Dong Zhou. Hanya sebulan setelah kematian Dong Zhuo, bawahannya, Li Jue memimpin pasukan untuk menyerang dan mengusir Lu Bu dari ibukota. Lu Bu kemudian melarikan diri dalam pengasingan. Pemberontakan ini terjadi karena Lu Bu membunuh Dong Zhou dan juga emang sikap Lu Bu jelek banget.... Karena sikap inilah tidak ada yang mau menerima Lu Bu ketika ia mencari penguasa baru yang mau menerima jasa-nya.

Akhirnya Lu Bu membentuk kekuasaan sendiri di Xiapi, di mana ia sering terlibat pertempuran dengan Cao Cao. Tahun 198, Cao Cao terus menyerang Xiapi dan memukul mundur pasukan Lu Bu terus menerus dan akhirnya mebuat pasukan Lu Bu terkepung selama 3 bulan.

Lu Bu dengan moral pasukannya yang rendah diperparah dengan pengkhianatan bawahannya (ketika Lu Bu tidur, bawahannya mengikat Lu Bu dengan tali dan membawanya ke hadapan Cao Cao), Hou Cheng, Song Xian dan Wei Xu, Lu Bu tertangkap oleh Cao Cao.

Setelah tertangkap dan dibawa kehadapan Cao Cao, Lu Bu memohon kepadanya agar ia dilepaskan, ia berkata kepada Cao Cao, "Bayangkan apa yang bisa kita capai jika kau dan aku bergabung...!!". Namun Liu Bei yang saat itu menjadi bawahan Cao Cao mengingatkan Cao Cao bahwa Lu Bu tidak dapat dipercaya dan membiarkannya hidup sangat berbahaya. Akhirnya Lu Bu digantung mati, dan berakhirlah riwayat Jenderal Terkuat di Daratan Cina.

sumber : http://www.nusantaraku.org/forum/archive/index.php/t-69223.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar